Sustainable Development Goals Jadi Indikator Pelaksanaan PkM-BR INAIFAS

Bagikan sekarang

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) melaksanakan kegiatan pembekalan bagi mahasiswa yang akan mengikuti Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Riset (PkM-BR) atau yang biasa disebut Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun akademik 2022/2023.

Kegiatan pembekalan PkM-BR bertajuk ‘Membangun Masyarakat Sejahtera Menuju SDGs’ ini berlangsung secara tatap muka di aula kampus INAIFAS pada Sabtu (16/07/2022).

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Akhmad Rudi Masrukhin, M.Pd mengatakan PkM-BR yang bertajuk SDGs tahun ini benar-benar menjadi ruang aktualiasi bagi mahasiswa untuk belajar mengabdi di masyarakat.

“Ada 28 desa sasaran dari 5 kecamatan di Jember selatan; meliputi Puger, Jombang, Gumukmas, Kencong dan Umbulsari,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa ruang lingkup PkM-BR ini menitikberatkan indikator dan goals dari 4 poin SDGs, diantaranya Goal 1. Tanpa Kemiskinan, Goal 2. Tanpa Kelaparan, Goal 3. Pendidikan Berkualitas dan Goal 5. Gender Equality.

“Kita berharap bahwa desa sasaran dijadikan sebagai laboratorium ilmu bagi mahasiswa agar memiliki kepekaan sosial, keterampilan memecahkan masalah, dan tidak gagap saat hidup bermasyarakat,” tandasnya.

Disebutkan sebanyak 215 mahasiswa yang akan mengikuti PkM-BR tahun ini. Didalamnya termasuk 25 peserta akan mengikuti KKN Kolaborasi antar perguruan tinggi se-Jember yang dijadwalkan bakal diterjunkan 23 Juli mendatang.

Sementara Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr Asnawan, M.Si menegaskan arti strategis kegiatan PkM-BR atau KKN ini sebagai bagian integral dari pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

Menurutnya, PkM-BR juga adalah peluang untuk peningkatan kualitas diri dan kompetensi mahasiswa.

Masih dikatakan, PkM-BR sebagai kesempatan untuk menerapkan dan meningkatkan pola pikir penelitian: temukan masalah, rumuskan masalah, kumpulkan data, dan analisa data.

“PkM-BR juga peluang penerapan IPTEK di Masyarakat,” ujarnya.

Pria kelahiran asal Sumenep ini menambahkan bahwa PkM-BR adalah sarana untuk membangun kemitraan sekaligus ajang promosi diri dan lembaga ke tengah masyarakat.

“Selain itu, PkM-BR adalah peluang untuk membangun networking dan juga ajang promosi diri dan lembaga. Ini adalah momen belajar dan mengabdi demi kemajuan diri,” ungkapnya.

Diketahui, pelaksanaan PkM-BR tersebut dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 26 Juli hingga 6 September 2022 mendatang.

Penulis

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top