Kunjungi Ma’had Raudlatul Ulum, Yala, Thailand, Rektor UAS Tawarkan Kursus Nahwu Sharaf bagi Santri

Rektor Universitas Al-Falah As-Sunniyah, Rijal Mumazziq bersama dengan pihak Ma’had Raudlatul Ulum, Yala, Thailand.

Yala, Thailand – Safari dakwah-akademik Rektor UAS, Rijal Mumazziq Z, ke Thailand tidak sia-sia. Bersama Mohammad Imam Bukhori, Kepala Kantor Urusan Internasional UAS, banyak kerjasama yang dijalin di negeri Gajah Putih.

Yang terbaru, saat silaturahmi dengan Babo Abdurrazaq dan Gus Hasan Kamal, Pengasuh Ma’had Raudlatul Ulum, Pohon Leban, Yala, Thailand Selatan.

Menindaklanjuti kunjungan Mei tahun lalu, dan Juni silam, pihak pondok mengapresiasi adanya kerjasama program ilmiah antara dua lembaga ini. Di antaranya, Pengiriman Dai Mahasiswa UAS untuk mengajar di pesantren ini, serta program beasiswa penuh bagi alumni Madrasah Aliyah Ma’had Raudlatul Ulum.

“Sebenarnya ini lanjutan kesepakatan tahun lalu, hanya saja setelah kami seleksi belum ada delegasi Dai Mahasiswa yang bisa dikirimkan ke Raudlatul Ulum ini,” jelas Gus Rijal, panggilan akrab rektor.

Menurut pria kelahiran 40 tahun silam, 2 kali seleksi Dai-Daiyah yang dihasilkan disalurkan untuk lembaga pendidikan di Provinsi Satun dan Songkhla, dua provinsi Thailand yang dihuni penduduk mayoritas muslim. Semua berjalan sejak 2022.

“Hanya saja, untuk spesifikasi Dai Mahasiswa yang diinginkan Ma’had Raudlatul Ulum, baru bisa kita penuhi tahun ini dan beasiswa bagi alumni kita targetkan bisa diberikan tahun depan,” kata Gus Rijal.

Di sisi lain, pihak pengasuh yang diwakili Gus Hasan Kamal menjelaskan jika yang diinginkan oleh lembaganya adalah Dai Mahasiswa UAS yang memiliki spesifikasi keilmuan nahwu-sharaf dan bahasa Inggris.

Pria kelahiran Demak yang sudah tinggal di Thailand lebih dari 10 tahun ini mengatakan bahwa di Ma’had yang dia asuh, perlu adanya metode pengajaran nahwu-sharaf ala pesantren di Jawa.

“Selama ini sudah saya rintis ekstrakurikuler nahwu-sharaf ala pondokan Jawa, tapi saya butuh guru bantu penopang karena ada ratusan santri yang bermukim di sini.” tutur Gus Hasan, pria alumni PP. Arraudhah Lamongan ini.

Pihak Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) kampus UAS, Mohammad Imam Bukhori, juga menambahkan, pihaknya akan membuka rekurtmen Dai-Daiyah Internasional pada akhir September mendatang.

Baca juga  Rektor UAS Tegaskan Komitmen Perluas Akses Beasiswa untuk Dosen Tetap dan Mahasiswa

Penulis

Berita Terkini

Scroll to Top