Meningkatkan Kualitas Mahasantri Perguruan Tinggi Pesantren

Busyro Abadin mengatakan bahwa Halaqoh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren Se-Jawa Timu adalah sebuah wadah organisasi yang baik bagi mahasiswa santri yang berada di Wilayah Jawa Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Busyro pada saat pembukaan Musyawarah Wilayah Halaqah BEM Pesantren Se-Jawa Timur. Yang laksanakan pada hari Senin 25 November 2019 di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor – Ponorogo. Pernyataan senada yang di ucapkan oleh Dr.Hamid Fahmi Zarkasy M. Ed., M. Phil. Pada saat Seminar Nasional di Hall CIOS / Auditorium UNIDA Gontor.

Pernyataan itu dilatarbelakangi dari fakta mahasiswa santri yang semakin rendah minat berorganisasi dan mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh kampusnya masing-masing. Selain itu, mahasiswa yang mempunyai potensi belum dapat menyalurkan bakat yang ia miliki dengan baik dan tepat.

“Dari 80 perguruan tinggi agama islam di Jawa Timur, yang hadir pada saat Musyawarah Wilayah kali ini hanya berjumlah 25, selain itu lembaga pendidikan yang berbasis kepesantrenan banyak yang undur diri belum bisa menghadiri acara Musyawarah ini.” Ujar Busyro saat menyampaikan sambutan.

Begitu pas antara “tema” yang di angkat pada Musyawarah Wilayah dengan kondisi mahasiswa masa kini yakni: “Meningkatkan Kualitas Mahasantri Perguruan Tinggi Pesantren”, selain bertujuan untuk mewadahi potensi yang dimiliki oleh setiap santri, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan sebuah wadah berproses yang pas untuk kaum sarungan yang berlabel “mahasiswa”

Maka dari itu, setiap mahasiswa santri yang tergabung didalam Halaqah BEM Pesantren berharap agar supaya perguruan tinggi agama islam (PTAI) yang belum bergabung supaya bergabung dan setiap perguruan tinggi yang sudah tergabung didalamnya bisa berkonttibusi besar ; menyumbangkan ide maupun gagasan, memberikan program kerja yang bagus untuk seluruh mahasiswa pada umumnya, memperkuat relasi jaringan dan komunikasi antar perguruan tinggi di seluruh Jawa Timur.

Baca juga  Mahasiswa PGMI Inaifas Dikenalkan Organisasi Lewat Makrab

Musyawarah Wilayah Halaqah BEM Pesantren Se-Jawa Timur kali diikuti oleh 25 perguruan tinggi agama islam di Jawa Timur, dan salah satunya adalah Institut Agama Islam Al Falah As Sunniyyah(INAIFAS) Kencong-Jember. Yang mana pada kali ini diwakili oleh dua mahasiswa utusan dari BEM INAIFAS yakni: Muhammad Kholil Rafi’i dan Mella Aulya, selaku anggota BEM INAIFAS.

“Tiada satupun kegiatan yang tabu dan sia-sia selagi setiap orang tetap menanamkan niatan baik dalam hati” Gontor Ponorogo, 27 November 2019, Muhammad Kholil Rafi’i

Penulis

Berita Terkini

Scroll to Top