Catatan dari Rektor

Gus Hasan, Wong nDemak yang Jadi Pengasuh Pesantren di Thailand Selatan.

Gus Hasan, Wong nDemak yang Jadi Pengasuh Pesantren di Thailand Selatan.

Bagikan sekarang

@ Rijal Mumazziq Z Biasanya kami hanya saling komentar di FB. Itupun sering guyonan, sesekali serius. Dan, selama dua hari bertamu di ndalemnya, hanya malam saja kami berada di kediamannya. Sisanya diajak keliling, dari Satun, Songkhla, hingga Yala. Lintas provinsi. Namanya Gus Hasan Kamal. Beliau orang Sayung Demak. Masih kerabatnya Gus A’ung Muhammad, kiai muda […]

Gus Hasan, Wong nDemak yang Jadi Pengasuh Pesantren di Thailand Selatan. Read More »

Perluasan Jaringan Kerjasama UAS Kencong Jember di Thailand Selatan

Alhamdulillah. Perluasan Jaringan Kerjasama UAS Kencong Jember di Thailand Selatan disambut oleh para penyelenggara pendidikan di Santiwit Technological College, Provinsi Songhkla.

Bagikan sekarang

Lembaga ini siap menerima delegasi Dai Mahasiswa Internasional UAS, yang mengajar selama 6 bulan pada tahun ini, dan seterusnya. Sebaliknya, kami juga siap menerima mahasiswa asal Thailand Selatan, sebagai upaya mewujudkan kelas internasional pada tahun ini di Universitas Al-Falah As-Sunniyah. Semoga Allah senantiasa meridhoi langkah kita. Alfatihah

Alhamdulillah. Perluasan Jaringan Kerjasama UAS Kencong Jember di Thailand Selatan disambut oleh para penyelenggara pendidikan di Santiwit Technological College, Provinsi Songhkla. Read More »

Jumatan di Masjid Nurin Huda, Prov. Satun, Thailand Selatan.

Bagikan sekarang

Amaliahnya sama dengan Amaliah Madzhab Syafi’iyah di Indonesia. Khatib dan Imam shalat: Imam Yusuf. Berangkat bergembira ria naik Toyota Hilux di bak belakang, bersama Abah Mohammad Dasuki, Mas Fazlurrohman, Ustadz Isma-al Nahooda dan Ustadz Norrapat Nillapan dari Samakee Islamic School Satun, Thailand Selatan Saya berpose dengan para anak dan remaja penghafal Al-Qur’an yang berangkat bareng

Jumatan di Masjid Nurin Huda, Prov. Satun, Thailand Selatan. Read More »

Nyawer Qariah

Bagikan sekarang

Oleh: Rijal Mumazziq Z Seingat saya, yang dulu pernah viral adalah saat Gus Faiqunnuha Mubarok, Lc., M.A., Situbondo, saat melantunkan ayat suci di depan para jamaah di Pakistan. Di atas panggung, dengan menggunakan peci hitam khas Indonesia dan berkalung bunga, suaranya yang merdu memukau jamaah. Setiap kali jeda, suara takbir berkumandang. Dan, beberapa orang dari

Nyawer Qariah Read More »

Kiai Achyat dan Kemandirian Organisasi dari Pohon Kelapa

Bagikan sekarang

Oleh: Rijal Mumazziq Z KH. Achyat Chalimi, santri KH. M. Hasyim Asy’ari, ketika menjadi penggerak GP Ansor di Mojokerto, pada 1940-an hingga dua dasawarsa berikutnya, memiliki gagasan asyik. Beliau menitipkan beberapa bibit pohon kelapa kepada para pengurus Ansor dan warga NU. Pesannya, kelak ketika sudah berbuah, hasil pohon ini dibagi. “Bibit ini harap ditanam. Jika

Kiai Achyat dan Kemandirian Organisasi dari Pohon Kelapa Read More »

Berguru Kepada Pria Berjanggut Kelabu

Bagikan sekarang

Oleh: Rijal Mumazziq Z Di Pakistan, beberapa tahun silam, ramai dikisahkan seorang bodyguard yang membunuh bosnya akibat si majikan menghina Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. Pemuda ini akhirnya digantung sebagai konsekwensi tindakannya. Jenazahnya dishalatkan jutaan kaum muslimin Pakistan. Banyak yang mengagumi tindakannya, lalu bertakbir di fesbuk menyebarkan kabar pemakamannya. Namun, mungkin karena hati saya yang terlampau

Berguru Kepada Pria Berjanggut Kelabu Read More »

57 Tahun Salman Khan dan Lantunan Pepujian kepada Rasulullah

Bagikan sekarang

Oleh: Rijal Mumazziq Z Dua hari silam, 27 Desember, Salman Khan ultah ke 57. Aktor India bernama lengkap Abdurrashid Salim Salman Khan ini memang sudah tuwir, tapi dia tetap gagah, dan…jomblo. 32 tahun merayapi layar sinema India, dia banyak membintangi genre film. Paling banyak ya babakan romantis, drama, dan eksyen. Ada juga komedi. Hanya thriller

57 Tahun Salman Khan dan Lantunan Pepujian kepada Rasulullah Read More »

Menengok Kembali Koneksi Ulama Nusantara dan India

Bagikan sekarang

Oleh: Rijal Mumazziq Z Madrasah Shaulatiyah, Makkah, pada suatu siang, di tahun 1934. Zulkifli, seorang pelajar, menerima kiriman Majalah Berita Nahdlatoel Oelama dari Indonesia. Sebagaimana biasanya, adik KH. Zubair (Salatiga, kelak menjadi Rektor Pertama IAIN Walisongo) ini membacanya dengan antusias bersama kawan-kawannya sesama orang Indonesia. Tak disangka, gurunya tahu lalu memaksa mengambil majalah tersebut, merobek-robeknya

Menengok Kembali Koneksi Ulama Nusantara dan India Read More »

Santri Kelana Pariaman dan Jaringan Tarekat Syattariyah

Bagikan sekarang

Oleh: Rijal Mumazziq Z Alhamdulillah, setahun silam, tepatnya 2 Desember 2021, saya bisa berjumpa dengan sahabat fesbuk, Ustadz Amrizal, di Kantor PCNU Kencong. Dia adalah santri kelana. Berangkat dari Bireun Aceh, 30 September 2020. Berjalan kaki selama 20 hari sampai di Medan. Di kota ini, ada pengasuh majelis taklim yang memberinya sangu yang kemudian dibelikan

Santri Kelana Pariaman dan Jaringan Tarekat Syattariyah Read More »

Memungut Hikmah yang Berserakan

Bagikan sekarang

Oleh: Rijal Mumazziq Zionis, M.H.I Guru besar universitas terkemuka di India ini sering memberi kuliah umum di perguruan tinggi di berbagai negara. Arun Gandhi, demikian namanya. Betul, ia adalah cucu Mahatma Gandi. Ciri khasnya: ia selalu memulai pengajarannya dengan menuturkan sebuah kisah inspiratif. Para mahasiswa banyak yang menikmati gaya Arun Gandhi, meski ada beberapa yang

Memungut Hikmah yang Berserakan Read More »

Scroll to Top